Cara Optimasi Channel Youtube Paling Mudah dan Cepat

Banyak Youtuber hanya terpaku pada cara membuat konten dan mengabaikan cara mengoptimasi setiap konten yang diunggah. Hal sangat sepele dan sering diabaikan. Padahal jika semua Youtuber belajar bagaimana cara melakukan optimasi konten maka efeknya dapat meningkatkan jumlah view dan subscriber.

Apa Itu Optimasi? 

Optimasi adalah cara untuk mengoptimalkan semua potensi yang terdapat pada konten Anda. Tujuannya adalah agar konten Anda memiliki potensi untuk muncul pada hasil penelusuran di Youtube. Sebagai contoh, jika Anda membuat video pengalaman Anda ketika camping di hutan pinus wilayah Lembang.

Anda hanya membuat judul “Pengalaman Seru!” pada konten Anda. Bisa dipastikan bahwa orang orang yang mencari referensi tentang tempat camping di Lembang tidak akan menemukan video Anda. Kenapa? Karena video Anda bahkan tidak mengandung kata yang dicari sama sekali.

Bagaimana Cara Melakukan Optimasi Konten? 

Tahap optimasi konten Youtube hanya dibagi dua. Tahap pertama adalah optimasi konten secara on page, yaitu mengoptimalkan semua aspek yang ada pada video. Tahap kedua yaitu melakukan optimasi dari luar Youtube. Cara melakukan optimasi konten secara on page sebetulnya tidak membutuhkan waktu lama.

Mungkin hanya butuh waktu sekitar 15 menit, tidak lebih. Sedangkan optimasi secara off page adalah pilihan terakhir terutama jika Anda mengincar kata kunci yang pendek.

Pemilihan Jenis Kata Kunci

Kata kunci adalah kata yang diketikkan pada mesin penelusuran Youtube. Jika Anda mencari sebuah video khusus, maka Anda akan mengetikkan kata atau kalimat, itulah yang disebut kata kunci. Bukan hanya Anda, tapi jutaan orang di dunia juga melakukan hal yang sama.

Itu sebabnya setiap kata kunci memiliki tingkat kesulitan berbeda. Semakin banyak orang yang mengetik suatu kata kunci, maka semakin tinggi tingkat persaingannya. Kata kunci itu sendiri dibagi menjadi dua yaitu kata kunci pendek dan kata kunci panjang.

Kata kunci pendek cenderung memiliki persaingan tinggi, contohnya seperti “Tempat Camping”. Sedangkan kata kunci panjang cenderung memiliki persaingan rendah, contohnya “Tempat Wisata Camping di Lembang, Jawa Barat”. Alasannya sederhana, karena orang malas mengetik kata kunci yang lebih panjang.

Tapi jangan salah, bahwa kata kunci panjang memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi. Secara jumlah, video yang muncul pada penelusuran kata kunci pendek akan memiliki jumlah view yang lebih banyak. Tetapi video yang muncul pada penelusuran kata kunci pendek akan memiliki durasi tonton yang lebih panjang.

Faktor Apa Saja yang Perlu Dioptimasi?

Ada 5 faktor yang harus diperhatikan untuk optimasi on page sebuah konten Youtube, mulai dari nama video, judul, deskripsi, tag dan thumbnail.

Buatlah Nama Video yang Mengandung Kata Kunci

Sebelum Anda mulai mengunggah video Anda ke Youtube, ganti nama video menggunakan nama yang mengandung kata kunci yang Anda targetkan, misalnya “Tempat Camping sejuk di Lembang”. Biasanya ketika video diunggah maka nama video Anda akan otomatis menjadi nama judul video.

Itu artinya bahwa mesin database Youtube akan membaca dan menyimpan nama video Anda. Kesamaan kata (kunci) yang terkandung antara nama video sampai thumbnail akan menjadi pertimbangan Youtube. Bandingkan jika video Anda hanya diberi nama “misalnya 12 Januari 2021” sedangkan judul video Anda “Tempat Camping sejuk di Lembang” tentu akan mengurangi nilai sinkronisasi.

Buatlah Judul yang Mengandung Kata Kunci

Jika Anda adalah Youtuber yang sudah terkenal dan memiliki banyak subscriber, maka Anda tidak perlu memikirkan membuat judul yang mengandung kata kunci. Anda hanya perlu membuat judul yang clickbait atau membuat orang yang melihatnya menjadi penasaran untuk klik.

Contohnya, “Di Tempat Sepi Malah Asyik Gituan.” Lain halnya jika Anda seorang Youtuber pemula, sangat disarankan untuk membuat judul yang deskriptif dan mengandung kata kunci, misalnya “Tempat Wisata Camping di Lembang, Jawa Barat”.

Jangan Malas Menulis Deskripsi Video

Sebagian besar Youtuber malas membuat deskripsi video. Padahal, isi deskripsi akan menguatkan kata kunci yang Anda gunakan pada judul video Anda. Semua mesin penelusuran bekerja mencari data berdasarkan sinkronisasi, dalam arti bahwa jika judul dan dskripsi video Anda mengandung kata kunci yang sama atau serupa, maka mesin penelusuran akan memasukkan video Anda ke dalam daftar pertimbangan untuk ditampilkan.

Jadi, ulangi menuliskan kata kunci yang Anda gunakan pada judul, ke dalam deskripsi. Tulislah deskripsi sepanjang 100 kata. Kalau Anda bingung dengan apa yang Anda tulis pada deskripsi, tonton kembali video yang sudah Anda buat dari awal sampai akhir. Lalu tulislah kesimpulan tentan video Anda, jadikan sebagai deskripsi.

Buat Thumbnail yang Bagus

Buatlah thumbnail dengan kualitas tinggi, gambar yang tajam dan lay out yang menarik. Kalau Anda tidak bisa menggunakan program desain grafis seperti Adobe Photoshop. Adobe Ilustrator maupun Corel Draw untuk membuat desain thumbnail yang menarik, Anda masih bisa menggunakan Power Point.

Sofware Power Point ada di semua program komputer berbasis Windows. Sebelum mulai membuat thumbnail, cobalah untuk mencari berbagai contoh thumbnail di Youtube, lalu tiru. Setelah thumbnail dibuat, beri nama thumbnail Anda menggunakan kata kunci yang sama.

Menggunakan Variasi Kata Kunci Sebagai Tag

Saat Anda mengunggah video ke Youtube, Anda bisa menambahkan tag. Tag adalah sejenis kategori yang membantu Youtube untuk mengklasifikasi video Anda. Anda bisa menggunakan berbagai variasi kata kunci untuk dijadikan tag.  Maksimal jumlah tag yang bisa digunakan maksimal 500 karakter.

Itu saja dasar dasar yang perlu Anda pelajari untuk melakukan optimasi Youtube.